Logo Bloomberg Technoz

Musk kemudian menjabat sebagai Chief Government Efficiency Officer, memimpin upaya untuk mengeliminasi inefisiensi dan menghemat pengeluaran. Dengan image sebagai pembawa perubahan, ia menjadi pendukung fanatik agenda Trump, yang disimbolkan saat ia mempromosikan unit tersebut sambil memegang gergaji mesin, menjulukinya sebagai "algojo birokrasi".

Konflik dan Keputusan Tinggalkan Trump

Berbeda dengan mulusnya perjalanan bisnisnya, peran Musk di pemerintahan berakhir cepat. Pada Mei 2025, Musk secara terbuka mengkritik keras RUU Anggaran (Big Beautiful Bill) yang didukung Trump, mengklaimnya akan meningkatkan utang nasional dan menggagalkan tujuan pemotongan pengeluaran DOGE.

Kritik tersebut langsung memicu perpecahan terbuka. Trump, melalui platform media sosialnya, membalas kritik Musk dengan ancaman. “DOGE adalah monster yang mungkin harus kembali dan memakan Elon. Saya juga bisa mempertimbangkan untuk memotong subsidi dan kontrak pemerintah [perusahaan]nya.”

Tak lama setelah perseteruan publik itu, Musk memutuskan untuk mundur sepenuhnya, meninggalkan DOGE dan mengalihkan fokusnya kembali ke kerajaan teknologinya yakni Tesla dan X.

DOGE Resmi Dibubarkan

Unit DOGE akhirnya dibubarkan secara senyap, jauh sebelum jadwal berakhirnya mandat yang ditetapkan pada Juli 2026. Staf inti unit tersebut dilaporkan dipindahkan ke berbagai proyek pemerintahan lainnya, menandai berakhirnya inisiatif yang sangat terpublikasi ini.

Pembubaran ini menggarisbawahi kegagalan Musk dalam mentransfer keberhasilan disruptif sektor swasta ke dalam lingkungan birokrasi politik yang kompleks dan rawan konflik kepentingan.

(wep)

No more pages