Kemudian, ada juga sektor perumahan rakyat, konstruksi, transportasi, pergudangan, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, ultra mikro, dan sektor hijau.
Selain itu, kata dia, BI juga akan menambah insentif KLM kepada perbankan yang akan mulai berlaku efektif pada 1 Desember mendatang yang dapat memberikan tambahan likuiditas senilai Rp18,5 triliun.
Dia menggarisbawahi insentif akan diberikan di perbankan yang berkomitmen menyalurkan kredit/pembiayaan kepada sektor tertentu (lending channel).
"Dan menetapkan suku bunga kredit/pembiayaan yang sejalan dengan arah suku bunga kebijakan Bank Indonesia (interest rate channel)," kata dia.
(ain)
No more pages






























