Logo Bloomberg Technoz

Jepang Berusaha Keras Tenangkan China Gegara Isu Taiwan

News
18 November 2025 14:50

Bendera Jepang dan China. (Bloomberg)
Bendera Jepang dan China. (Bloomberg)

Alastair Gale - Bloomberg News

Bloomberg, Jepang sedang meningkatkan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dengan China, setelah ucapan Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi tentang Taiwan memicu reaksi keras dari Beijing. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa hubungan ekonomi kedua negara akan putus.

Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi mengatakan kepada anggota parlemen pada Selasa (18/11/2025) bahwa Tokyo sudah berupaya di berbagai bidang untuk mengklarifikasi pernyataan Takaichi, termasuk mengirim diplomat senior ke Beijing pekan ini. "Sikap kami disampaikan dengan jelas di berbagai tingkatan," kata Motegi.


Takaichi mengguncang Beijing, menjadi pemimpin Jepang pertama dalam beberapa dekade yang secara terbuka mengaitkan krisis Selat Taiwan dengan peluang pengerahan pasukan Jepang, membuat Beijing melancarkan serangkaian balasan ekonomi dan ancaman balasan lebih berat. China menuntut Takaichi menarik kembali pernyataannya.

Beijing memperingatkan warga China agar tidak bepergian ke Jepang, dan media pemerintah mengatakan China telah menyiapkan "balasan signifikan." Motegi mengungkap Jepang memantau langkah-langkah China dengan saksama dan akan "mengambil langkah-langkah yang tepat" sesuai kebutuhan.