Logo Bloomberg Technoz

Wacana RI Kurangi Produksi Batu Bara, Minim Pengaruhi Harga Pasar

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 November 2025 13:00

Tumpukan batu bara di Terminal Kontainer Pelabuhan Guoyuan di Chongqing, China./Bloomberg-Na Bian
Tumpukan batu bara di Terminal Kontainer Pelabuhan Guoyuan di Chongqing, China./Bloomberg-Na Bian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Analis Panin Sekuritas Andhika Audrey mengatakan manuver pemerintah yang ingin memangkas produksi batu bara tahun depan tidak bakal mampu mengerek harga komoditas emas hitam itu.

Andhika beralasan harga batu bara saat ini sebagian besar dipengaruhi oleh permintaan dari China dan India, sebagai importir terbesar komoditas tersebut.

Dengan demikian, menurut Andhika, rencana pemangkasan produksi dan memperlebar porsi domestic market obligation (DMO) relatif minim berdampak pada pergerakan harga batu bara di pasar global.


“Kalau berbicara terkait dengan pelebaran porsi DMO sekaligus penurunan target produksi batu bara 2026 menjadi di bawah 700 juta ton memang pada dasarnya merupakan langkah untuk mengendalikan pasokan,” kata Andhika ketika dihubungi, Senin (17/11/2025).

“Namun perlu dicatat, pengaruh Indonesia terhadap harga batu bara global tidak sepenuhnya determinan,” kata Andhika.