Arahan itu diberikan setelah komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyatakan bahwa penggunaan kekuatan militer dalam konflik Taiwan mana pun dapat dianggap sebagai “situasi yang mengancam kelangsungan hidup.”
Peringatan dari China “mengancam ekspektasi pertumbuhan penjualan yang dipimpin oleh sektor pariwisata” bagi peritel Jepang, ujar Catherine Lim, analis senior di Bloomberg Intelligence.
Ada juga “risiko meningkatnya seruan boikot terhadap produk Jepang di dalam Tiongkok,” yang dapat merugikan penjualan Uniqlo, Asics Corp., dan Muji milik Ryohin Keikaku Co. di daratan China, tambahnya.
Saham-saham terkait perjalanan juga terpukul pada Senin pagi, dengan operator maskapai ANA Holdings Inc. turun 3,8% dan perusahaan jaringan hotel Kyoritsu Maintenance Co. merosot hingga 8,1%.
(bbn)





























