Logo Bloomberg Technoz

ESDM Kaji Perbesar Porsi DMO Batu Bara, Harga Jual Ditahan

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 November 2025 19:40

Bongkahan batu bara./Bloomberg-Noriko Hayashi
Bongkahan batu bara./Bloomberg-Noriko Hayashi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan kementeriannya belum berencana untuk meninjau harga wajib pasok dalam negeri atau domestic price obligation (DPO) untuk batu bara.

Belakangan, Kementerian ESDM tengah berencana untuk memangkas target produksi batu bara tahun depan, sembari membuka opsi mengerek porsi kewajiban pasok domestik (DMO)

“Masih, masih [harga batu bara DMO],” kata Bahlil kepada awak media di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (14/11/2025).


Adapun, rencana pemangkasan produksi dan opsi kenaikan DMO tersebut saat ini memasuki masa evaluasi seiring dengan tenggat perusahaan tambang untuk menyampaikan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026.

Bahlil menerangkan rencana pemangkasan produksi itu diambil lantaran proyeksi RKAB pada model sebelumnya periode 2024-2026, cenderung lebih besar dari perkiraan permintaan komoditas emas hitam itu tahun depan.