Logo Bloomberg Technoz

Dia menambahkan kasus serupa kembali muncul beberapa bulan kemudian, kali ini menimpa produk udang beku asal Indonesia. Amerika Serikat melalui US Customs and Border Protection, serta US Food and Drug Administration (FDA) mendeteksi adanya kontaminasi Cs-137 pada produk ekspor tersebut.

"Kemudian US Custom Border Protection juga mendeteksi Cs-137 pada produk udang beku asal Indonesia, dimana pada tanggal 14 Agustus 2025 US FDA ini merilis import alert 9951 terhadap produk udang yang berasal dari Indonesia karena ada kontaminasi Cs-137," jelasnya.

Produk udang tersebut, lanjut Setia, diketahui berasal dari PT Bahari Makmur Sejati (PT BMS) yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande Industrial Estate, Banten.

Setia juga menerangkan kronologi temuan US FDA di produk udang serta cengkeh asal Indonesia yang terkena paparan radioaktif. Pada tanggal 3 Oktober 2025, US FDA merilis import alert atau peringatan impor yang menetapkan beberapa hal. US FDA memberikan syarat sertifikasi impor tambahan bagi produk udang dan rempah asal Indonesia mulai 31 Oktober 2025.

Lalu, US FDA juga menetapkan perusahaan yang masuk dalam daftar merah diwajibkan untuk mendapatkan sertifikasi dari pihak ketiga yang ditunjuk oleh FDA. Sementara, perusahaan yang masuk daftar kuning wajib disertai sertifikat pengiriman yang dikeluarkan Certifying Entity (CE) yang ditunjuk pemerintah Indonesia.

"Red list ini adalah perusahaan atau fasilitas yang sudah terbukti kontaminasi Cs-137 dan yellow list ini untuk produk udang dan rempah yang berasal dari Pulau Jawa dan Provinsi Lampung," imbuhnya. 

(ell)

No more pages