Logo Bloomberg Technoz

Perusahaan Satelit Batasi Akses Citra Timteng Selama Perang Iran

Redaksi
13 March 2026 08:20

Konflik Timur Tengah Meluas Pasca AS - Israel Serang Iran (Diolah)
Konflik Timur Tengah Meluas Pasca AS - Israel Serang Iran (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan penyedia citra satelit asal California, Planet Labs, memperluas pembatasan akses terhadap citra satelit di kawasan Timur Tengah. Menurut laporan Reuters, langkah ini diambil guna mencegah "pihak musuh" memanfaatkan data tersebut untuk menyerang Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Planet Labs, yang mengoperasikan armada besar satelit pemantau Bumi dan menjual data citra terbaru kepada pemerintah, perusahaan, serta media, mengumumkan kepada pelanggannya pada hari Senin bahwa mereka memperpanjang masa tunda akses (delay) menjadi 14 hari. Sebelumnya, perusahaan hanya memberlakukan jeda empat hari sejak pekan lalu.

Seorang juru bicara Planet Labs mengatakan kepada bahwa kebijakan ini bersifat sementara. Langkah ini merupakan "upaya untuk membatasi distribusi citra yang tidak terkendali, yang berpotensi diakses secara tidak sengaja dan digunakan sebagai keuntungan taktis oleh pihak lawan."


"Konflik ini sangat dinamis dan dalam banyak hal berbeda dari konflik lainnya. Oleh karena itu, Planet mengambil langkah tegas guna memastikan citra kami tidak berkontribusi dalam cara apa pun terhadap serangan kepada personel sekutu dan NATO, maupun warga sipil," tambah juru bicara tersebut.

Hingga saat ini, laporan mengenai situasi di lapangan, khususnya dampak serangan di wilayah Israel, masih tertutup rapat. Belum ada informasi resmi dari otoritas Israel mengenai kondisi di dalam negeri mereka. Sejauh ini, informasi yang tersedia hanya didominasi oleh klaim-klaim dari pihak Iran serta rentetan video yang beredar luas di media sosial. Namun, video-video tersebut masih belum dapat dikonfirmasi kebenarannya secara independen.