Korut Tembakkan Rudal Balistik Usai AS Jatuhkan Sanksi
News
07 November 2025 14:30

Soo-Hyang Choi - Bloomberg News
Bloomberg, Korea Utara (Korut) menembakkan rudal balistik ke arah timur lepas pantainya pada Jumat (7/11), menurut militer Korea Selatan (Korsel). Aksi ini terjadi sehari setelah Pyongyang bereaksi keras terhadap sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah bankir yang dituduh Washington membantu mencuci uang untuk mendanai program nuklir rezim tersebut.
Menurut pernyataan Kepala Staf Gabungan (JCS), rudal itu ditembakkan dari Provinsi Pyongan Utara ke arah timur. Namun, rincian lain seperti jenis rudal yang digunakan belum diketahui. “Militer kami berada dalam kondisi siaga penuh sambil berbagi informasi terkait dengan AS dan Jepang,” ujar JCS dalam pernyataan resminya.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan proyektil tersebut kemungkinan jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang. Ia menambahkan bahwa sejauh ini tidak ada laporan kerusakan akibat peluncuran itu.
Ini merupakan peluncuran rudal balistik kedua oleh Korut dalam kurang dari tiga minggu, setelah sebelumnya menembakkan rudal jarak pendek hanya beberapa hari sebelum kunjungan Presiden Donald Trump ke kawasan tersebut. Insiden ini juga terjadi di tengah sinyal campur aduk mengenai kemungkinan dialog antara Pyongyang dan Washington — termasuk laporan bahwa Korut sempat terbuka terhadap ide pertemuan puncak dengan Trump, sebelum akhirnya melancarkan kecaman atas sanksi AS.































