Logo Bloomberg Technoz

Alasan DPR Kini Tak Lagi Dijaga TNI dan Polri

Dovana Hasiana
06 November 2025 20:40

Aksi unjuk rasa di sekitar gedung DPR, Senin (25/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Aksi unjuk rasa di sekitar gedung DPR, Senin (25/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) buka suara mengenai aparat penegak hukum (APH) seperti Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia yang tak lagi berjaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar mengatakan  keputusan keamanan di DPR berkaitan dengan analisis dari pihak keamanan, baik Polri dan TNI. Sehingga, keputusan penetapan jumlah keamanan berdasarkan analisis APH. 

“Ada analisis-analisis dari intelijen. Jadi itu dasarnya untuk penetapan jumlah keamanan. Itu dasarnya memang dievaluasi berkali-kali, hampir tiap minggu kita evaluasi,” ujar Indra kepada awak media, Kamis (6/11/2025).


Menurutnya, evaluasi petugas keamanan sangat dinamis dan bergantung kepada kebutuhan. Lagipula, Indra mengeklaim anggota DPR sudah melaksanakan tuntutan masyarakat dalam aksi demonstrasi akhir Agustus lalu. 

“Saya kira kita nanti sama-sama kawal ke depan supaya apa yang sudah disepakati bersama itu bisa dilaksanakan di semua pihak,” ujarnya.