Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Asia Bersiap Menguat Ikuti Kenaikan di Wall Street

News
06 November 2025 06:15

Ilustrasi bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Toby Alder - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia diperkirakan akan menguat pada Kamis (6/11), mengikuti pergerakan positif Wall Street, di mana para pembeli kembali masuk setelah koreksi singkat saham teknologi. Sentimen investor juga terdorong oleh data ketenagakerjaan AS yang menunjukkan ketahanan ekonomi.

Kontrak berjangka indeks saham Jepang, Hong Kong, dan Australia semuanya mengindikasikan kenaikan pada pembukaan perdagangan. Indeks Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi naik 0,7%, sementara S&P 500 menguat 0,4% pada Rabu (5/11) setelah sempat melemah. Harga emas turut rebound, Bitcoin menguat, sementara imbal hasil obligasi AS (Treasury) turun tipis dan dolar AS bergerak tidak menentu.


Setelah sempat melemah akibat kekhawatiran valuasi saham yang terlalu tinggi, para investor kembali masuk ke pasar karena momentum laba perusahaan tampak masih kuat. Data ekonomi positif turut mendorong optimisme. Laporan dari ADP Research Institute menunjukkan perusahaan AS menambah lapangan kerja pada Oktober, sementara data Institute for Supply Management (ISM) mencatat aktivitas sektor jasa tumbuh pada laju tercepat dalam delapan bulan terakhir berkat lonjakan pesanan baru.

“Bagi investor yang masih menyimpan dana tunai, koreksi pasar baru-baru ini tampak seperti waktu yang tepat untuk membeli, terutama bagi mereka yang berorientasi jangka panjang,” ujar Robert Edwards dari Edwards Asset Management. “Laba perusahaan meningkat lebih cepat dari pendapatan, dan hal itu sering kali memicu kenaikan valuasi.”

Grafik S&P 500. (Sumber: Bloomberg)