Stefanus mengungkapkan 24 DPT tersebut merupakan perusahaan yang sudah mengikuti seleksi yang dilakukan oleh Danantara. Dia menyatakan, mulanya terdapat sekitar 200 perusahaan yang berminat menjadi penyedia teknologi proyek PLTSa.
Pada tahap pertama, lanjut Stefanus, seluruh DPT berasal dari pihak asing. Antara lain, berasal dari Eropa, China, hingga Jepang. Dia mengklaim, seluruh DPT berasal dari pihak asing gegara Danantara berninat mempercepat proses tender tahap pertama tersebut.
Stefanus menambahkan, seluruh perusahaan yang terpilih menjadi DPT sudah berpengalaman dalam proyek pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL).
“Di batch 1 ini kita mau buat tendernya cukup cepat, untuk, karena itu kita cari pemain yang memang sudah berpengalaman. Kebetulan, karena memang di Indonesia kan belum ada yang incinerator,” ucap dia.
Selain itu, Stefanus menungkapkan Danantara mewajibkan seluruh perusahaan penyedia teknologi tersebut bermitra dengan perusahaan Indonesia agar terdapat alih teknologi dari perusahaan asing ke lokal.
Di sisi lain, Stefanus menegaskan akan terdapat lelang lanjutan yang akan dilakukan Danantara usai tender tahap pertama dirampungkan. Akan tetapi, dia belum mengungkapkan jadwal tender tahap berikutnya.
Stefanus menargetkan seluruh tahap penawaran lelang perdana tersebut akan rampung pada kuartal I-2026. Dengan begitu, proyek tersebut bisa segera groundbreaking pada awal tahun depan.
“Supaya ini jadi proyek pertama, kita mau tendernya juga bisa cepat dilakukan, sehingga pada kuartal I-2026, Maret atau April, mudah-mudahan kita sudah siap di setiap kota, siapa konsorsiumnya, mudah-mudahan bisa groundbreaking juga di awal-awal tahun 2026,” tegas dia.
Adapun, sejumlah proyek PLTSa yang akan dilelang pada putaran pertama di antaranya DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali dan Makassar.
Berikut daftar DPT pemilihan mitra kerja sama badan usaha pengembang dan pengelola (BUPP) PSEL:
- Mitsubishi Heavy Industries Environmental & Chemical Engineering
- ITOCHU Corporation
- China Everbright Environment Group Limited
- Kanadevia Corporation
- PT MCC Technology Indonesia (MCC)
- China National Environmental Protection Group Co., Ltd (CECEP)
- GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd.
- Chongqing Sanfeng Environment Group Corp., Ltd
- Dynagreen Environmental Protection Group Co., Ltd
- SUS Indonesia Holding Limited
- Veolia Environmental Services Asia Pte. Ltd
- Hunan Construction Engineering Group Co., Ltd
- CEVIA Enviro Inc.
- China Conch Venture Holding Limited
- China TianYing Inc
- PT Jinjiang Environment Indonesia
- Wangneng Environment Co., Ltd
- Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd
- Beijing China Sciences Runyu Environmental Technology Co.,Ltd. (CSET)
- Tianjin TEDA Environmental Protection Co., Ltd
- Grandblue Environment Co., Ltd
- Beijing GeoEnviron Engineering & Technology, Inc
- Wuhan Tianyuan Group Co., Ltd
- QiaoYin City Management Co., Ltd
(azr/wdh)































