Logo Bloomberg Technoz

Sikap defensif juga merambat ke altcoin seperti Ether hingga Solana yang masing-masing melemah 4,4% ke US$3.725 dan 6,1% ke US$175,67. XRP melanjutkan pelemahan 4,1% ke US$2,42, sementara Dogecoin -7,4% ke US$0,17.

Fasilitas penukaran koin kripto di Buenos Aires, Argentina. (Tomas Cuesta/Bloomberg)

Arah Bitcoin berlawanan dengan pasar ekuitas yang relatif menguat di tengah tren kenaikan kinerja pendapatan selama musim laporan keuangan perusahaan-perusahaan teknologi. Pasar saham di AS juga khususnya reli didorong progres menuju akhir babak perang tarif Amerika vs China.

Dalam catatan awal pekan Bitcoin dan Ether masing-masing turun 2,2% dan 3,2% pada Senin pagi, namun bursa utama di dunia kompak naik. Han Seng mengalami lompatan 1,2% diikuti oleh S&P 500 0,2%, Shanghai 0,5%, namun Nikkei Jepang sedikit melemah di kisaran 0,2%.

Arah kebijakan pemerintahan AS dan bank sentral The Fed jadi pendulum dan menggerakkan pasar aset digital. Sinyal pelonggaran Fed Fund Rate kini pasar nilai sebagai antisipasi perlambatan aktivitas. Sebuah kondisi yang relatif memicu volatilitas jangka pendek.

Bitcoin dicatat Decrypt, telah gagal naik kembali di atas biaya dasar pemegang jangka pendek sekitar US$113.000, level yang dianggap oleh beberapa analis sebagai batas antara fase bullish dan korektif.

Glassnode dalam catatanya menyebut, ambang batas ini telah membatasi harga selama tiga minggu, setelah enam bulan diperdagangkan di atasnya, menandakan permintaan yang melemah pada level saat ini.

Papan iklan Bitcoin di Bitcoin Asia conference, Hong Kong. (Chan Long Hei/Bloomberg)

Relaksasi Modal Global oleh Otoritas Hong Kong

Hong Kong lebih maju dalam upaya negera kepulauan ini untuk menjadi pemimpin regional atas adopsi instrumen aset digital. Terbaru, Bloomberg News melaporkan bahwa platform perdagangan kripto yang dilisensikan oleh Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) akan diizinkan untuk menghubungkan entitas lokal dengan buku pesanan global mereka.

Hal ini disampaikan CEO Julia Leung pada acara Fintech Week pada Senin. Sebuah surat edaran regulasi akan diterbitkan hari ini, katanya. Perubahan ini beralih dari model terpisah saat ini yang hanya mencocokkan pesanan di dalam Hong Kong, dan akan menyelaraskan perdagangan kripto dengan aturan lokal yang berlaku untuk aset tradisional. 

Hong Kong sebelumnya menetapkan sistem lisensi untuk platform kripto, mendaftarkan produk perdagangan yang melacak Bitcoin dan Ether, serta mengawasi dana aset digital. Namun, aktivitas kripto tetap relatif sepi dibandingkan dengan pusat-pusat seperti AS, di mana Presiden Donald Trump telah mendukung industri ini. 

“Anda bisa mengatakan kami berada di sisi yang lebih ketat,” kata Leung. “Setelah kami yakin dapat melindungi investor, kami akan melonggarkan aturan, seperti yang kami lakukan dengan likuiditas global.” 

(far/wep)

No more pages