Sementara itu, proses penyaluran bagi KPM yang menggunakan PT Pos Indonesia masih menunggu rampungnya verifikasi data. Gus Ipul menyebut, data penerima sedang divalidasi dan dimatangkan secara kolaboratif antar-instansi, termasuk BPS, Kementerian Keuangan, dan berada di bawah koordinator Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
"Data-data sudah kita kirim ke Kabupaten Kota untuk kita minta respons dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu kita kirim ke PT Pos, PT Pos akan membagikan," jelasnya.
Meskipun terdapat informasi bahwa penyaluran melalui PT Pos mungkin baru dilakukan pada November, Gus Ipul menegaskan kementeriannya sedang berupaya keras untuk mempercepat jadwal distribusi.
"Ini lagi usahakan kita percepat ya. Tapi ini untuk 35 juta keluarga lebih itu sudah mulai kita bagi secara bertahap, sambil kita memantapkan datanya," tutup Gus Ipul.
(fik/spt)
































