“Termasuk terkait bunga, terkait etika penagihan, lalu terkait perlindungan data pribadi kita juga mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan kita sudah tersertifikasi ISO 27001 tentang keamanan informasi tentunya,” ungkapnya.
Pinjam Yuk memastikan data pribadi pengguna tidak disalahgunakan, baik oleh internal maupun pihak ketiga yang bekerja sama dengan perusahaan.
“Kami berkomitmen menjaga kerahasiaan data pribadi pengguna melalui kerja sama yang terkelola dengan baik bersama pihak ketiga. Seluruh kolaborasi dijalankan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dilandasi perjanjian yang memiliki dasar hukum yang kuat. Selain itu, Pinjam Yuk juga telah tersertifikasi ISO 27001 sebagai bukti penerapan standar tinggi dalam keamanan informasi,” jelas Cindy.
Langkah ini memperlihatkan keseriusan Pinjam Yuk dalam melindungi pengguna dari potensi risiko kebocoran data dan menjaga standar keamanan informasi di level internasional.
Mendorong Literasi Keuangan dan Edukasi Digital
Tak hanya fokus pada layanan pembiayaan, Pinjam Yuk juga aktif menjalankan berbagai program literasi keuangan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Cindy mengungkapkan bahwa inisiatif ini dilakukan baik secara offline maupun online.
Seperti mengadakan kegiatan edukatif bertema “Cerdas Mengatur Keuangan, Hindari Pinjaman Ilegal” di Desa Mangliawan, Malang, Jawa Timur.
Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk-produk keuangan digital agar lebih cermat dan bijak dalam mengelola pinjaman.
“Dengan adanya hal seperti ini, harapannya mereka cukup aware dengan produk-produk keuangan digital dan lebih bijak tentunya,” tambah Cindy.
Inovasi di Bulan Inklusi Keuangan
Dalam momentum Bulan Inklusi Keuangan, Pinjam Yuk juga menghadirkan kegiatan edukatif berbasis digital melalui event kuis literasi di aplikasinya.
“Ya, di sosial media kami, di kanal marketing kami, kita juga aktif melakukan literasi secara digital, baik di in-app juga, di aplikasi Pinjam Yuk, terutama di Bulan Inklusi Keuangan ini, kita ada event kuis literasi, jadi bagi pengguna-pengguna Pinjam Yuk yang menjawab kuis tersebut secara tepat, mereka akan dapat cashback khusus di aplikasi kita.” ujar Cindy.
Program ini dirancang agar literasi keuangan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat langsung kepada pengguna aplikasi.
Kepatuhan dan Kualitas Layanan
Sebagai bagian dari tanggung jawabnya dalam membangun ekosistem fintech yang sehat dan transparan, Pinjam Yuk berpegang teguh pada prinsip kepatuhan terhadap regulasi.
“Pinjam Yuk berkomitmen untuk berkontribusi dalam membangun ekosistem fintech yang sehat dan bertanggung jawab di Indonesia. Kami senantiasa menjalankan kepatuhan secara menyeluruh sesuai ketentuan POJK serta panduan dari asosiasi AFPI. Selain itu, kami juga melengkapi penerapan standar operasional dengan sertifikasi ISO 27001 untuk keamanan informasi dan ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu sebagai wujud komitmen kami terhadap tata kelola yang berkualitas,” jelas Cindy.
Ia juga menyampaikan pesan penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan keuangan digital dan menjauhi pinjaman online ilegal. “Pesan dari Pinjam Yuk untuk masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan layanan keuangan digital dan menjauhi pinjol ilegal serta masyarakat pengguna Pinjam Yuk ini sendiri, pakai platform kita dengan bijak, dan itu bisa menghindari gagal bayar tentunya,” tutup Cindy.
Melalui komitmen terhadap regulasi, keamanan data, serta inisiatif literasi keuangan yang berkelanjutan, Pinjam Yuk terus menegaskan perannya sebagai platform fintech yang transparan, aman, dan bertanggung jawab dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
(tim)





























