Humor 'Toko Buku' Prabowo Jadi Sorotan di Forbes Forum
Redaksi
16 October 2025 12:48

Bloomberg Technoz, Jakarta - Suasana Forbes Global CEO Conference 2025 di St. Regis, Jakarta, Rabu (15/10), mendadak pecah oleh tawa para peserta. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berhasil mencuri perhatian Chairman & Editor-in-Chief Forbes Media, Steve Forbes, serta para hadirin lewat candaan khasnya yang sederhana namun menggelitik.
Di awal sesi, Prabowo membuka pembicaraan dengan kisah masa kecilnya yang penuh dinamika. Ia menceritakan bagaimana dirinya kerap berpindah negara karena mengikuti sang ayah, ekonom ternama Prof. Soemitro Djojohadikusumo.
“Setiap dua tahun, kami pindah ke negara baru. Akhirnya, pada tahun 1968 saya kembali ke Indonesia ketika Presiden Soekarno digantikan oleh Presiden Suharto, dan ayah saya dipanggil kembali untuk mengabdi,” cerita Prabowo.
Kisah itu disampaikan dengan nada ringan dan tenang, memperlihatkan sisi pribadi Prabowo yang penuh nostalgia. Namun suasana formal forum elite dunia bisnis itu seketika berubah hangat ketika ia berlanjut dengan sebuah kisah yang memancing gelak tawa.
Prabowo Ceritakan Momen Lucu Saat Resepsi Ulang Tahun Ratu Inggris
Prabowo kemudian berbagi pengalaman menarik ketika menghadiri resepsi ulang tahun Ratu Inggris di Jakarta. Dalam acara itu, ia datang bersama seorang deputinya di Partai Gerindra yang merupakan lulusan London School of Economics (LSE).
“Semua diplomat muda Inggris langsung mengerubungi wakil saya dan tidak menyapa saya sama sekali. Mereka terus bilang, ‘Oh, Yang Mulia, Anda lulusan LSE.’ Ingin ikut diperhatikan, saya menyela, ‘Sebenarnya, saya pernah ke Oxford.’ Mereka langsung beralih ke saya dan bertanya dari college mana saya? Saya jawab, ‘Saya ke toko bukunya di Oxford,’” cerita Prabowo yang mengundang gelak tawa para hadirin.
Tawa pun pecah di ruangan megah itu. Prabowo tampak tersenyum santai, sementara Steve Forbes di kursinya terlihat tergelitik oleh candaan spontan sang presiden. Para pemimpin bisnis internasional yang hadir pun ikut larut dalam suasana ringan yang jarang terjadi dalam forum serius semacam ini.
Tidak berhenti di situ, Prabowo menambahkan kisah lain yang kembali membuat hadirin terbahak. Kali ini, ia menceritakan pengalamannya bertemu dua alumni Harvard.
“Mereka bilang, ‘Kami lulusan Harvard, angkatan 1984.’ Saya tidak mau kalah, saya bilang, ‘Saya juga pernah ke Harvard.’ Waktu mereka tanya dari college mana, saya jawab, ‘Saya ke toko bukunya di Harvard.’ Itu berhasil setiap kali!” ungkap Prabowo.
Candaan itu kembali disambut gelak tawa, dengan Steve Forbes yang terlihat semakin menikmati momen tersebut. Banyak peserta yang tak kuasa menahan senyum, mencatat bahwa dalam diri Prabowo, ada sisi humoris yang jarang muncul di depan publik internasional.
Gaya Bicara Santai di Tengah Forum Serius
Di tengah pertemuan yang biasanya diwarnai diskusi berat seputar ekonomi global dan kebijakan bisnis, kehadiran Prabowo menjadi penyegar suasana. Ia tidak hanya berbicara sebagai pemimpin negara, tetapi juga sebagai sosok yang mampu menjembatani dunia politik dan bisnis dengan sentuhan humor dan kehangatan.
Lewat ceritanya, Prabowo memperlihatkan sisi kepemimpinan yang dekat dan bersahabat. Kisahnya yang sederhana justru mencerminkan kecerdasan emosional serta kemampuannya memahami audiens internasional. Dalam waktu singkat, ia berhasil membuat seluruh ruangan terlibat dalam tawa yang tulus.
Banyak peserta menilai bahwa momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dari Forbes Global CEO Conference 2025. Prabowo bukan hanya berbagi cerita pribadi, tetapi juga menunjukkan kemampuan komunikasi yang efektif dan penuh karakter.
Steve Forbes sendiri tampak terkesan dengan spontanitas dan humor yang disampaikan Prabowo. Dalam beberapa foto yang beredar dari lokasi acara, Forbes terlihat tersenyum lebar dan menunduk sambil tertawa di tengah sambutan hangat audiens.
Gaya Prabowo yang santai dan penuh humor itu memberi warna tersendiri dalam forum prestisius tersebut. Ia tidak hanya berbicara soal ekonomi atau kebijakan, tetapi juga menghadirkan suasana yang menunjukkan kedekatan dan keluwesan sebagai seorang pemimpin dunia.
Momen candaan “toko buku Oxford dan Harvard” pun kini menjadi salah satu sorotan utama yang ramai diperbincangkan usai acara berakhir.
































