Paparan Polusi Udara ke Kandungan Picu Autisme dan ADHD
Dinda Decembria
12 October 2025 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Paparan polusi udara sejak masa kehamilan berisiko memicu gangguan tumbuh kembang pada anak, termasuk autisme (ASD) dan gangguan hiperaktivitas serta defisit perhatian (ADHD).
Hal ini disampaikan oleh dr. Chintya Centauri, Sp.A Subsp. Resp(K), anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi IDAI, dalam sebuah diskusi mengenai dampak polusi terhadap kesehatan anak.
“Dampak polusi udara bisa terjadi dari dalam kandungan hingga sepanjang hayat. Paparan polutan seperti PM 2,5 dan PM 10 bisa masuk ke saluran napas ibu, lalu ke aliran darah, dan menembus plasenta hingga mencapai janin,” ujar dr. Chintya dalam webinar.
Ia menjelaskan bahwa proses ini bisa memicu stres oksidatif dan peradangan, serta mengganggu sistem vaskular ibu dan janin.
Dampaknya cukup luas, mulai dari gangguan pernapasan seperti asma dan alergi, hingga gangguan neurologis seperti autisme dan ADHD. Bahkan, paparan berat selama kehamilan juga dikaitkan dengan risiko cacat lahir, gangguan metabolik, hingga tumor masa kanak-kanak.































