Analis dari Bloomberg Intelligence, Masahiro Wakasugi dan Takumi Okano mengungkapkan bahwa Samsung berpotensi mengalami lonjakan penjualan chip DRAM dan HBM efek statusnya menjadi pemasok Stargate OpenAI.
“Samsung berpotensi meningkatkan penjualan DRAM-nya lebih dari 50%, jika proyek Stargate secara keseluruhan akhirnya membutuhkan kapasitas DRAM sebesar 900.000 seperti yang dikatakan Samsung — angka tersebut lebih besar dari kapasitas DRAM Samsung saat ini. SK Hynix juga telah setuju untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut dan dapat memperoleh manfaat serupa,” kata mereka.
Pasca diumumkan kemitraan, saham Samsung alami peningkatan, sebab suplai ke proyek Stargate dapat memperkuat posisi perusahaan sebagai market leader memori AI.
Kenaikan saham Samsung hingga 4,7% ke level tertinggi dalam empat tahun, dilaporkan Bloomberg News. Pada bagian lain beberapa saham terkait, seperti Hanmi Semiconductor Co., pemasok Hynix, juga naik pada kisaran 8%.
Lewat kesepakatan secara tidak langsung juga mendorong pemerintahan Korea Selatan mengembangkan ekosistem AI domestik — sesuatu yang banyak pihak jelajahi dengan mencoba memanfaatkan teknologi yang berpotensi transformatif.
Usai pengumuman kemitraan di Korea, Sam Altman bertolak ke Taiwan dan dijadwalkan bertemu pula dengan dua raksasa manufaktur chip Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) dan Hon Hai Precision Industry Co. atau Foxconn, dilansir dari Digitimes.
OpenAI bersama Nvidia memang terus memacu pembangunan pusat data — upaya yang diperkirakan akan menelan biaya triliunan dolar dan memerlukan chip, server, sistem pendingin, dan jumlah listrik yang besar.
(red)































