Logo Bloomberg Technoz

Komdigi Sebut Baru 21% Rumah Tangga Miliki Akses Broadband Tetap

Farid Nurhakim
30 September 2025 10:15

Survei APJII Pengguna Internet Indonesia 2025 Ada 229 Juta Orang (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Survei APJII Pengguna Internet Indonesia 2025 Ada 229 Juta Orang (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan hingga kini hanya ada sekitar 21% rumah tangga yang mempunyai akses layanan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia. Dia menilai masih terdapat pekerjaan rumah (PR) yang besar untuk memperluas akses internet di Tanah Air. 

“Saat ini baru 21 persen rumah tangga yang memiliki akses broadband tetap. Artinya, pekerjaan rumah kita masih besar. Kampung Internet adalah salah satu cara untuk mengejar target itu,” kata Meutya via keterangan tertulis, dikutip Selasa (30/9/2025).

Meutya sebut bahwa akses internet bagi masyarakat desa menjadi krusial. Hal ini dia ucap di sela-sela peluncuran Program Kampung Internet 2025 Kemenkomdigi dengan target perluasan akses internet hingga ke pelosok desa.


Dari program tersebut, ada sebanyak 1.194 titik penerima manfaat yang bakal dibangun di 5 provinsi, dimulai dengan 307 titik di Sumatera Utara (Sumut). Selain Sumut, provinsi lain yang akan memperoleh titik Kampung Internet pada tahun ini adalah Nusa Tenggara Barat (NTB), Lampung, Jawa Barat (Jabar), dan Banten. 

Program itu sekaligus mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang menargetkan penetrasi broadband rumah tangga mencapai 50%, jaringan fiber optik hingga 90% kecamatan, dan kecepatan layanan 100 megabit per detik (Mbps) pada 2029 mendatang.