Logo Bloomberg Technoz

BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Naik Kelas Digital


(Dok. BNI)
(Dok. BNI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk atau BNI kembali menegaskan perannya dalam mendorong transformasi digital usaha mikro kecil dan menengah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk UMKM yang digelar di Laboratorium Smesco Jakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas literasi teknologi di kalangan pelaku UMKM. Transformasi digital dinilai sebagai kunci agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin dinamis.

Kolaborasi tersebut melibatkan Smesco Indonesia Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia MWX dan BNI. Sebanyak 56 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

Para peserta mendapatkan pembekalan terkait pemanfaatan teknologi AI dalam operasional usaha. Materi yang disampaikan mencakup digitalisasi transaksi keuangan optimalisasi pemasaran hingga peluang pengembangan bisnis menuju pasar ekspor.

Direktur Commercial Business BNI Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa BNI berkomitmen menghadirkan solusi digital yang mampu mempercepat transformasi UMKM agar lebih adaptif dan berdaya saing. Menurutnya pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha.

"BNI terus memperluas dukungan kepada UMKM melalui solusi digital, akses pembiayaan, serta program pembinaan yang terintegrasi. Kami ingin UMKM Indonesia tumbuh berkelanjutan dan mampu bersaing, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar global," ujar Iqbal.

Salah satu dukungan konkret yang disampaikan BNI adalah melalui layanan BNIdirect bisnis. Layanan ini membantu pelaku usaha mengelola transaksi keuangan secara cepat aman dan efisien sehingga operasional bisnis dapat berjalan lebih tertata.

Selain itu BNI juga menghadirkan platform BNI Xpora sebagai pintu bagi UMKM untuk menembus pasar internasional. Platform ini dirancang untuk memperkuat kesiapan UMKM dari sisi produktivitas digitalisasi hingga ekspansi global.

Kolaborasi Perkuat Akses Edukasi Digital UMKM

Iqbal menjelaskan bahwa BNI Xpora berfokus pada tiga pilar utama yaitu Go Productive Go Digital dan Go Global. Melalui pendekatan tersebut UMKM dibekali edukasi pendampingan serta fasilitasi business matching dengan mitra internasional.

Program ini juga membuka akses terhadap informasi pasar global serta peluang ekspor yang lebih terstruktur. Dengan demikian UMKM tidak hanya siap secara produk tetapi juga dari sisi sistem dan pengelolaan bisnis.

Direktur Business dan Pemasaran Smesco Indonesia Rizky Firdaus menilai kegiatan sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis. Menurutnya penerapan AI dan digitalisasi harus relevan dengan kebutuhan sehari hari pelaku UMKM.

Ia menambahkan kolaborasi dengan BNI menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi digital. UMKM tidak hanya belajar teori tetapi juga langsung memahami penerapan teknologi dalam pencatatan transaksi dan pemasaran.

"Kami mengapresiasi dukungan dan sinergi BNI yang turut menyukseskan kegiatan ini, sehingga UMKM memperoleh wawasan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan bisnis mereka," kata Rizky.

Apresiasi juga datang dari Ketua Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia Tri Hastuti Anjarsari. Ia menilai kegiatan ini memberikan perspektif baru terutama bagi pelaku usaha perempuan.

Menurut Tri pemanfaatan AI dan digitalisasi membuka peluang bagi pelaku usaha perempuan untuk meningkatkan skala dan kualitas bisnis. Teknologi dinilai mampu membantu efisiensi tanpa harus menambah beban operasional.

"Pemanfaatan AI dari MWX, pengembangan ekspor melalui BNI Xpora, serta penggunaan BNIdirect bisnis untuk digitalisasi transaksi membuka peluang bagi pelaku usaha perempuan untuk naik kelas," jelas Tri.

Dalam sesi pemaparan perwakilan MWX Tresna Manggala memperkenalkan teknologi AI melalui platform SMEwhiz.ai dan FinanceWhiz. Platform ini dirancang untuk membantu UMKM menjalankan bisnis secara lebih terukur.

Teknologi tersebut memungkinkan pembuatan konten otomatis analisis pemasaran serta pencatatan transaksi digital. Selain itu sistem ini juga mendukung pengelolaan laporan keuangan yang lebih rapi dan efisien.

Dengan pemanfaatan AI operasional usaha menjadi lebih sederhana namun tetap berbasis data. Hal ini membantu pelaku UMKM mengambil keputusan bisnis dengan lebih tepat.

Melalui kolaborasi lintas institusi ini BNI berharap semakin banyak UMKM memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi peningkatan daya saing. Digitalisasi dinilai bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan.

Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM nasional secara menyeluruh. Dengan fondasi digital yang kuat UMKM Indonesia diharapkan dapat tumbuh berkelanjutan dan berorientasi global.