Logo Bloomberg Technoz

Kementerian Perdagangan dan Kementerian Minyak India tidak menanggapi permintaan komentar.

Delegasi India melakukan perjalanan ke AS untuk membicarakan masalah ini setelah Washington menjatuhkan tarif besar sebagai hukuman atas perdagangan minyak negara tersebut dengan Rusia.

Meski menghadapi bea masuk, India tetap melanjutkan impor minyak mentah dari produsen OPEC+, meski dalam volume yang lebih rendah.

Menteri Perdagangan India Piyush Goyal pekan ini mengatakan negaranya ingin meningkatkan pembelian minyak dan gas dari Amerika Serikat, dengan menegaskan bahwa “tujuan ketahanan energi kami akan melibatkan peran besar dari AS.” Pernyataan itu disampaikan di New York.

Rusia terpaksa memberikan diskon besar untuk minyaknya setelah banyak negara menghindari perdagangan dengan Moskow akibat perang di Ukraina.

Hampir 90% kebutuhan minyak India dipenuhi melalui impor, dan minyak Rusia yang lebih murah telah membantu menekan tagihan impor negara tersebut. Minyak dari Iran dan Venezuela diperkirakan juga akan ditawarkan dengan harga diskon serupa.

Sebuah kapal tanker minyak bersiap untuk mengangkut minyak mentah ke pasar ekspor di Bandar Abbas, Iran pada 2018./Bloomberg-Ali Mohammad

India menghentikan impor minyak Iran pada 2019, sementara perusahaan pengilangan swasta terbesar di negara itu Reliance Industries Ltd. tahun ini berhenti membeli minyak Venezuela setelah AS memperketat sanksi.

Pengilangan masih bisa beralih ke minyak Timur Tengah, namun biayanya lebih tinggi dan berpotensi memperbesar tagihan impor secara keseluruhan.

Pada Juli, pengilangan India membayar rata-rata US$68,90 per barel untuk minyak Rusia, dibandingkan dengan US$77,50 dari Arab Saudi dan US$74,20 dari AS, menurut data Kementerian Perdagangan.

India menjadi pembeli terbesar minyak Rusia yang dikirim lewat kapal tanker, sementara China merupakan importir terbesar secara keseluruhan, termasuk pasokan melalui pipa.

Pasar minyak global juga diperkirakan mengalami surplus besar tahun depan seiring aliansi OPEC+ dan produsen di luar kelompok tersebut meningkatkan produksi, yang berpotensi menekan harga minyak dunia.

(bbn)

No more pages