Logo Bloomberg Technoz

BMKG Bicara Soal Potensi Dampak Topan Ragasa ke Indonesia

Dinda Decembria
24 September 2025 16:10

Gelombang meluap di atas promenade selama Topan Super Ragasa di Hong Kong pada 24 September. (Lam Yik/Bloomberg)
Gelombang meluap di atas promenade selama Topan Super Ragasa di Hong Kong pada 24 September. (Lam Yik/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai Siklon Tropis Ragasa yang berada di Laut Filipina dan kemungkinan memengaruhi cuaca di Indonesia secara tidak langsung. 

Guswanto, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, menyatakan bahwa meski pusat siklon cukup jauh, dampaknya tetap layak diwaspadai.

Menurut dia, potensi dampak bagi Indonesia antara lain hujan sedang hingga lebat terutama di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat. Selain itu, gelombang laut tinggi berkisar 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Sangihe – Talaud dan area pesisir sekitarnya.


“Intensitas Ragasa saat ini mulai melemah dan bergerak menjauh dari wilayah Indonesia,” kata Guswanto dalam keterangan tertulis, Rabu (24/9).

Meskipun demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tetap siaga terhadap cuaca ekstrem, terutama di daerah pesisir dan jalur pelayaran.