BMKG Ungkap Fakta-Fakta Gempa Sukabumi-Bogor
Dinda Decembria
22 September 2025 09:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa susulan telah terjadi sebanyak 39 kali di Sukabumi dan Bogor, usai gempa utama pada Sabtu (20/9) malam.
"Hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa susulan telah terjadi sebanyak 39 kali. Gempa susulan dirasakan sebanyak 5 kali (M3,0 M3,8 M26, M2,8 dan 3,8). Magnitudo gempa susulan terbesar: M 3,8 dan terkecil: M 1,9"kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (22/9).
Lebih lanjut Daryono, menjelaskan gempa utama (mainshock) berkekuatan M4,0 dengan kedalaman 7 km terjadi pada 20 September 2025 pukul 23.47 WIB. Episenter gempa berada di darat, tepatnya di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.
“Jenis gempa ini adalah gempa tektonik kerak dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif, bukan aktivitas vulkanik,” jelas Daryono.
Ia menambahkan, analisis mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan mendatar atau geser (strike-slip fault).































