Logo Bloomberg Technoz

Selain peralihan ke energi terbarukan, kata Prabowo, Indonesia juga bertujuan untuk mereboisasi lebih dari 12 juta hektare lahan terdegradasi, mengurangi degradasi hutan, dan memberdayakan masyarakat lokal dengan lapangan kerja hijau yang berkualitas untuk masa depan.

Terlebih, Prabowo mengatakan Indonesia sudah merasakan konsekuensi atau dampak langsung dari perubahan iklim, khususnya ancaman kenaikan permukaan laut. Prabowo mengatakan, permukaan laut di Pantai Utara Jawa meningkat lima sentimeter setiap tahunnya. Sehingga, Indonesia terpaksa membangun tanggul laut raksasa atau giant sea wall sepanjang 480 kilometer. 

Prabowo mengatakan, pembangunan tanggul laut itu mungkin membutuhkan waktu hingga 20 tahun. Namun, kata Prabowo, Indonesia tak memiliki pilihan lain sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. 

"Oleh karena itu, kami memilih untuk menghadapi perubahan iklim, bukan dengan slogan, tetapi dengan langkah-langkah segera," ujarnya.

Sekadar catatan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menyetujui muatan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN periode 2025 sampai dengan 2034. Lewat dokumen kelistrikan teranyar ini, PLN berencana untuk menambah kapasitas setrum mencapai 69,5 gigawatt (GW) sepanjang 2025 sampai dengan 2034.

Sebagian besar kapasitas pembangkit itu akan diisi oleh sumber energi baru terbarukan (EBT) mencapai 42,6 GW atau 61% dari keseluruhan kapasitas sampai akhir 2034 nanti.

Adapun, pembangkit fosil mengambil bagian sekitar 16,6 GW atau 24% dari total kapasitas terpasang, sementara investasi fasilitas penyimpanan atau storage mencapai 10,3 GW.

(dov/del)

No more pages