"Hal yang penting adalah kita ingin menjaga, jangan sampai saya mematikan industri rokok domestik, sementara industri rokok di Cina hidup, gara-gara mereka yang mensuplai kita," tutur dia. "Biar saya ketemu dengan mereka dulu, biar mereka janji sama saya apa aja."
Di sisi lain, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah juga meminta otoritas fiskal untuk mencari cari lain untuk mencapai target penerimaan cukai tahun depan.
Said lantas memberikan masukan pemerintah semestinya memperdalam dan menyederhanakan layer atau lapisan tarif cukai, bukan hanya menaikkan tarif saja.
Permintaan itu dilakukan supaya tak ada lagi permainan produksi rokok hanya untuk mendapat tarif yang lebih rendah.
"Karena permainannya semuanya di situ, di layernya saja sebenarnya. Kalau layernya semakin dibuka lebar, maka kemudian yang menengah ke bawah itu akan hidup. Tapi kalau layernya dia dipersempit, yang di bawah kan gerakannya susah," ucap Said, dalam kesempatan terpisah.
(lav)































