Logo Bloomberg Technoz

Penyebab Investor Asing Jual Surat Utang RI Rp30 T di September

Redaksi
22 September 2025 11:15

(Ilustrasi Bond)
(Ilustrasi Bond)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Investor asing terus mengurangi posisi kepemilikan di Surat Berharga Negara (SBN) di tengah perkembangan domestik yang begitu cepat, dimulai dari pergantian nahkoda di Kementerian Keuangan, lalu kebijakan suntikan uang kas pemerintah ke bank-bank BUMN, kekhawatiran akan independensi Bank Indonesia, juga keputusan kenaikan defisit fiskal tahun depan.

Namun, tekanan penjualan SUN oleh asing itu relatif tidak berdampak pada reli harga. Sepekan terakhir, harga SUN terus melesat ditandai dengan penurunan tingkat imbal hasil, berkat sentimen injeksi likuiditas Kemenkeu yang diyakini menaikkan potensi pembelian SBN oleh perbankan.

Lalu, disusul oleh keputusan tak terduga Bank Indonesia memangkas bunga acuan BI Rate yang diperkirakan masih berlanjut di sisa tahun.


Reli harga SUN kembali terjegal sedikit karena kabar kesepakatan Badan Anggaran DPR-RI dan Kementerian Keuangan pada Jumat lalu untuk menaikkan defisit RAPBN 2026 menjadi 2,68%.

Mengacu data yang dilansir oleh Kementerian Keuangan RI, sampai 17 September lalu, investor asing telah menjual sekitar US$ 1,85 miliar SBN month-to-date. Angka itu setara dengan Rp30,94 triliun selama September saja. Bila laju penjualan surat utang ini berlanjut, maka posisi net buy dua bulan beruntun oleh investor nonresiden berpeluang terjegal.