Logo Bloomberg Technoz

Serangan Israel pada Selasa lalu, yang ditujukan untuk menghantam pimpinan Hamas di Doha, memperburuk ketegangan di kawasan dan menempatkan AS pada posisi sulit dengan Qatar — sekutu yang menjadi lokasi pangkalan militer terbesar AS di kawasan serta pemilik dana kekayaan negara yang telah berkomitmen menanamkan miliaran dolar di Amerika.

Trump mengambil langkah jarang dengan berbeda sikap dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menyebut serangan itu tidak “mendukung tujuan Israel maupun Amerika.”

Trump berupaya meredakan kemarahan Qatar, mengatakan telah berbicara dengan para pemimpin negara tersebut dan meyakinkan bahwa insiden serupa tidak akan terjadi lagi di wilayah mereka.

Trump juga mengaku merasa “sangat menyesal dengan lokasi serangan tersebut.”

Meski begitu, dampak serangan itu berpotensi meluas melampaui hubungan AS-Qatar.

Sejumlah pemimpin Arab mengecam insiden tersebut dan mempertanyakan jaminan keamanan dari AS.

Upaya Trump untuk mendorong lebih banyak negara Arab menormalisasi hubungan dengan Israel serta mengamankan gencatan senjata di Gaza bisa terhambat oleh kejadian di Doha.

Uni Emirat Arab pada Jumat memanggil Wakil Kepala Misi Israel David Ohad Horsandi terkait serangan di Doha dan pernyataan “bermusuhan” Netanyahu.

Insiden ini, menurut para analis, berisiko mempercepat langkah negara-negara Arab memperluas aliansi mereka dengan menggandeng kekuatan global lain.

Trump mengatakan dia baru mengetahui serangan tersebut terlambat sehingga tidak bisa menghentikannya, dan hanya punya sedikit waktu untuk memperingatkan Qatar.

Sheikh Mohammed sebelumnya menegaskan, AS baru memberi tahu negaranya 10 menit setelah serangan terjadi.

Qatar termasuk negara yang dikunjungi Trump dalam lawatan ke Timur Tengah awal tahun ini. Dalam kunjungan itu, Qatar berjanji bahwa dana kekayaan negaranya akan menanamkan tambahan US$500 miliar di AS.

Qatar juga memberikan salah satu hadiah asing terbesar kepada pemerintah AS — sebuah pesawat mewah Boeing Co. 747-8 jumbo jet yang menurut Trump dapat digunakan sementara sebagai Air Force One baru.

(bbn)

No more pages