Efek Divestasi, TOBA Bisa Catatkan Rugi Rp1,5 T hingga Akhir 2025
Artha Adventy
12 September 2025 13:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten energi, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), mengungkapkan potensi membukukan rugi bersih pada 2025 sebagai dampak dari divestasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Direktur Keuangan TOBA Juli Oktarina menyampaikan, pendapatan perseroan pada paruh pertama tahun ini mencapai US$172,2 juta. Hingga akhir 2025, pendapatan diperkirakan akan meningkat dua kali lipat dari capaian semester I.
Namun demikian, perseroan harus menanggung kerugian divestasi non-cash senilai US$96,6 juta atau setara sekitar Rp1,5 triliun. Kerugian tersebut bersumber dari pencatatan rugi non-kas hasil pelepasan kepemilikan di PT Minahasa Cahaya Lestari (MCL) dan PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP) yang masing-masing diselesaikan pada Maret dan Mei 2025.
“Secara bottom line, kemungkinan tahun ini memang kami akan membukukan kerugian. Kerugian tersebut bersifat satu kali karena transaksi sudah selesai,” ujarnya dalam paparan publik, Jumat (12/9/2025).
Meski mencatatkan rugi non-kas, perseroan memperoleh dana segar sebesar US$123,6 juta dari hasil divestasi.

































