Untuk kelompok sekolah, Kemenkes menargetkan siswa mulai dari kelas 3 SD hingga SMA. Pada tingkat SD awal, kuesioner akan diisi oleh orang tua, sedangkan siswa kelas 6 SD hingga SMA akan mengisi secara mandiri.
Langkah ini diharapkan dapat mendeteksi dini potensi masalah kesehatan jiwa sejak usia sekolah, sehingga intervensi bisa diberikan lebih cepat sebelum gejala berkembang menjadi gangguan yang lebih berat.
Kemenkes mencatat hingga 15 Agustus 2025, 13,12 juta orang dewasa dan lansia telah menjalani skrining kesehatan jiwa melalui CKG dengan cakupan nasional 6,5%. Dari hasil itu ditemukan 135.777 orang dengan kemungkinan gejala depresi dan 118.143 orang dengan kemungkinan gejala kecemasan.
(fik/spt)
No more pages






























