Logo Bloomberg Technoz

Cadangan Devisa RI Turun Banyak, Kini di Posisi Terendah 9 Bulan

Ruisa Khoiriyah
08 September 2025 10:54

Ilustrasi Bank Indonesia (BI). (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai cadangan devisa Indonesia pada bulan Agustus tercatat mengalami penurunan terbesar dalam tiga bulan terakhir, sejurus dengan kinerja rupiah yang mengalami turbulensi dan pelemahan sepanjang bulan tersebut.

Melansir publikasi Bank Indonesia hari ini, Senin (8/9/2025), nilai cadangan devisa RI tercatat sebesar US$ 150,7 miliar, turun US$ 2 miliar dibanding posisi bulan sebelumnya. Posisi cadev pada Agustus itu menjadi yang terendah dalam sembilan bulan terakhir atau sejak November 2024.

Penurunan selama Agustus juga jadi yang terbesar dalam tiga bulan ini. Terakhir kali posisi cadev turun lebih dari nilai tersebut dalam sebulan adalah terjadi pada April silam kala rupiah diguncang pengumuman tarif Trump.


Bank Indonesia mengatakan, perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.

Yang pasti, posisi cadangan devisa pada akhir Agustus 2025 setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.