Logo Bloomberg Technoz

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," demikian dikutip dari pernyataan resmi BI hari ini.

Ke depan, demikian pernyataan bank sentral, Bank Indonesia memandang posisi cadangan devisa memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal sejalan dengan prospek ekspor yang tetap terjaga, neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus, serta persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik dan imbal hasil investasi yang menarik.

Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Selama Agustus, rupiah mencatat pelemahan ketiga terburuk di Asia setelah dolar Taiwan dan rupee India. Rupiah melemah 0,21% dan ditutup di level Rp16.490/US$. 

Pelemahan rupiah pada Agustus terbilang langka karena mayoritas mata uang Asia selain tiga tersebut, mencatat penguatan sejalan dengan ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve yang menguat untuk pertemuan September ini.

Pelemahan rupiah kebanyakan masih didominasi oleh faktor eksternal meski belakangan rupiah tertekan oleh isu domestik seiring dengan meningkatnya tensi politik domestik di pengujung bulan.

(rui)

No more pages