Sebab Rupiah, Saham, dan Obligasi RI Dilanda Aksi Jual Pagi Ini
Redaksi
29 August 2025 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar keuangan Indonesia bergolak pada Jumat pagi ini, di tengah ketegangan yang masih tinggi menyusul jatuhnya korban sipil pada Kamis malam ketika aksi unjuk rasa buruh dan elemen masyarakat memanas.
Rupiah melemah di awal perdagangan pasar spot pagi ini, Jumat (29/8/2025) di Rp16.368/US$. Pelemahan rupiah menjadi yang terdalam kedua di Asia setelah won. Sedang sebagian mata uang Asia lain seperti baht, peso dan ringgit juga dolar Hong Kong serta Taiwan, berhasil mengalahkan dolar AS.
Aksi jual juga melanda pasar saham yang menyeret indeks saham ambles hingga ke level 7.887. Beberapa saham menjadi pemberat indeks yaitu RATU, MKPI, SMMA, juga INTP, UNTR serta BREN.
Di pasar surat utang negara, para investor juga ramai menjual surat utang bertenor lebih panjang. Strategi defensif terlihat menguat di pasar pendapatan tetap di mana yield pendek mencatat penurunan, indikasi permintaan beli meningkat.
Mengacu data Bloomberg, yield SUN tenor 1Y dan 2Y turun masing-masing 4,7 basis poin (bps) dan 7,2 bps. Disusul tenor 3Y dan 6Y masing-masing juga turun imbal hasilnya 2,4 bps dan 5,1 bps.






























