Logo Bloomberg Technoz

133,4 Juta Serangan Siber Terjadi pada Semester I, Juni Terbanyak

Farid Nurhakim
28 August 2025 05:26

Ilustrasi serangan siber oleh hacker dengan menyusup melalui laptop.	(Dok: Bloomberg)
Ilustrasi serangan siber oleh hacker dengan menyusup melalui laptop. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Platform intelijen ancaman siber nasional dari grup usaha Prosperita, AwanPintar.id, melaporkan bahwa terdapat 133,4 juta serangan siber pada semester I-2025. Hal ini berdasarkan laporan terbaru mereka bertajuk “Indonesia Waspada: Ancaman Digital di Indonesia Semester 1 Tahun 2025”.

Dalam laporan tersebut mengungkapkan bahwa serangan siber terbanyak terjadi pada Juni tahun ini, yakni sekitar 45 juta atau tepatnya 45.005.826 kasus. “Jumlah total seluruh serangan 133.439.209,” tulis AwanPintar.id dalam laporannya, dinukil Rabu (27/8/2025).

Jumlah serangan siber terendah terjadi pada Januari 2025 yaitu sekitar 9,6 juta atau tepatnya 9.629.626 kasus. Lalu, Februari terdapat 12.541.384 kasus, Maret 22.085.044 kasus, April 23.420.528 kasus, dan Mei tahun ini ada 20.756.801 kasus.


“Data ini menyajikan analisis komprehensif mengenai akumulasi serangan siber yang terjadi di Indonesia selama semester pertama tahun 2025, yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas dan terperinci mengenai situasi keamanan siber di Indonesia,” jelas AwanPintar.id.

Meski berada pada bilangan ratusan juta namun jumlah serangan siber di Indonesia pada semester I-2025 secara presentase menurun 94,66% dari kasus daripada periode sebelumnya. Pada semester I-2024 lalu itu, total serangan sibernya ada sekitar hampir 2,5 miliar atau tepatnya 2.499.486.085 kasus.