Logo Bloomberg Technoz

AwanPintar,id menerangkan bahwa penurunan serangan yang begitu drastis ini sudah dimulai sejak akhir 2024 lalu tepatnya November dan Desember, serta berlanjut pada tahun ini. Sebagai catatan, pada tahun lalu terdapat peristiwa besar di Indonesia yaitu Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Anomali telah berakhir dan pola serangan kembali seperti di tahun 2023, dan penurunan ini tidak berarti bahwa sistem keamanan infrastruktur Indonesia menjadi lebih baik secara signifikan. Terlebih lagi di akhir tahun lalu terjadi upaya pencurian kredensial secara besar-besaran di Indonesia yang dampaknya bisa terlihat dari laporan ancaman digital tahun 2025,” ungkap mereka dalam laporannya.

Data yang disajikan dalam merupakan hasil pengumpulan dan analisis mendalam terhadap pelbagai insiden keamanan siber yang terjadi, serta pemantauan terhadap tren dan pola serangan yang berkembang. Data itu juga merupakan rata-rata jumlah serangan yang terjadi terhadap satu perangkat jika diletakkan di internet menggunakan Internet Protocol (IP) publik.

(far/wep)

No more pages