Meniru Shenzhen di Tiongkok, kawasan ekonomi khusus ini resmi diresmikan pada bulan Januari dan segera membantu Johor menjadi pusat investasi — negara bagian ini juga mencatatkan angka tertinggi pada kuartal pertama. Kunci daya tariknya adalah serangkaian insentif, termasuk tarif pajak perusahaan khusus sebesar 5% selama 15 tahun dan pajak penghasilan yang lebih rendah untuk pekerja terampil.
Angka investasi Johor meningkat lebih dari empat kali lipat pada paruh pertama tahun 2025 dari 13 miliar ringgit pada periode yang sama tahun lalu berkat kawasan ekonomi khusus ini, ujar anggota dewan eksekutif negara bagian untuk investasi, Lee Ting Han, dalam sebuah unggahan Facebook.
“Kinerja ini membuktikan bahwa Johor bukan hanya pilihan utama bagi investor saat ini, tetapi juga sedang membangun masa depannya sebagai pusat ekonomi baru di kawasan ini,” ujarnya.
(bbn)




























