Perusahaan Taiwan ini mendapatkan sebagian besar pendapatannya dari produksi iPhone, dan telah mengindikasikan bahwa meskipun penjualan secara keseluruhan masih akan tumbuh pada 2025, laju trennya akan lebih lambat dari perkiraan sebelumnya.
Foxconn tengah menghadapi pergeseran geopolitik yang mendadak dan tidak terduga sambil berusaha mendiversifikasi jejak manufakturnya. Perusahaan memangkas proyeksi pendapatan tahunannya pada Mei, dengan alasan potensi dampak dari perang dagang AS-China.
Untuk diketahui, Presiden Donald Trump telah mengumumkan rencana untuk mengenakan tarif 100% atas impor semikonduktor, meskipun ia berjanji akan membebaskan perusahaan yang memindahkan produksi ke AS.
Penguatan dolar Taiwan juga memberikan tekanan pada keuangan Hon Hai. Setiap kenaikan NT$1 terhadap dolar AS secara rata-rata tahunan diperkirakan akan mengurangi pendapatan Hon Hai sekitar 3%, menurut perkiraan eksekutif perusahaan.
(bbn)





























