Berseberangan, saham-saham yang melemah dan menjadi top losers antara lain saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) yang drop 15%, saham PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) jatuh 14,9%, dan saham PT Super Energy Tbk (SURE) ambles 14,9%.
Pada tutup perdagangan, sejumlah Bursa Saham Asia kompak menguat. i.a Shenzhen Comp. (China), SENSEX (India), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), Weighted Index (Taiwan), CSI 300 (China), KLCI (Malaysia), Shanghai Composite (China), dan Hang Seng (Hong Kong) yang masing–masing berhasil menguat 1,42%, 0,93%, 0,75%, 0,48%, 0,43%, 0,40%, 0,34%, dan 0,14%.
Bursa Asia lainnya juga kompak menapaki jalur hijau pada perdagangan sebelumnya, biarpun hari ini libur Bursa mencermati perdagangan setempat, i.a NIKKEI 225 (Tokyo), dan Topix (Jepang), mencapai 1,85%, dan 1,21%.
Adapun Bursa Asia berhasil melaju positif senada dari yang terjadi di Bursa Saham Amerika Serikat. Pada penutupan sebelumnya, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 finish di zona hijau bagi keduanya, dengan keberhasilan menguat 0,47% dan 0,78%.
Lebih unggul, Nasdaq Composite berhasil menguat mencapai 0,98%.
Cerahnya IHSG dan Bursa Saham Asia tersulut euforia dari pernyataan terbaru Deputi Gubernur The Fed Michelle Bowman pada Sabtu (9/8) menguatkan harapan penurunan suku bunga Amerika Serikat (AS) di sisa tahun 2025.
Ia mendukung tiga kali pemangkasan suku bunga tahun ini dan akan menggelar Konferensi Bank Komunitas pada 9 Oktober mendatang.
Dalam pernyataan tertulisnya, Bowman mengatakan dirinya mendukung beberapa kali pemangkasan suku bunga acuan, pandangan yang semakin menguat setelah rilis data pasar Tenaga Kerja AS yang melemah, mengutip Bloomberg News.
Komite Penentu Kebijakan The Fed mempertahankan suku bunga sepanjang tahun ini, langkah yang Bowman setujui hingga Juni. Namun pada Juli, ia bersama Gubernur Christopher Waller berpandangan berbeda pendapat dengan mayoritas, mendukung pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin persentase.
Bowman mendesak agar pemangkasan dimulai pada pertemuan The Fed bulan September.
Ekspektasi penurunan suku bunga acuan pun meninggi. Berdasarkan CME FedWatch, kemungkinan penurunan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) pada rapat September mencapai 88,5%.
Bowman dan Waller kemungkinan akan mendapat dukungan tambahan pada September. Tiga pejabat berpengaruh lainnya — Gubernur The Fed San Francisco Mary Daly, Gubernur The Fed Minneapolis Neel Kashkari, dan Gubernur Lisa Cook — juga menyampaikan kecemasan pekan ini setelah data baru memperlihatkan pendinginan tajam pasar Tenaga Kerja.
(fad/wep)



























