Logo Bloomberg Technoz

3 Negara Penyumbang Surplus Terbesar RI 2025: AS, India, Filipina

Sultan Ibnu Affan
02 February 2026 15:10

Ilustrasi ekspor impor (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi ekspor impor (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perkembangan neraca perdagangan Indonesia selama periode Januari hingga Desember 2025, yang tercatat mengalami surplus hingga mencapai US$41,05 miliar. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono mengatakan, Amerika Serikat (AS) menjadi penyumbang utama surplus perdagangan mencapai hingga US$18,11 miliar, sekaligus menempati posisi pertama.

Posisi kedua ditempati oleh India yang menyumbang surplus sebesar US$13,49 miliar, diikuti Filipina yang berada di posisi ketiga dengan sumbangan surplus perdagangan sebesar US$8,42 miliar.


"Untuk neraca perdagangan total, ada tiga negara penyumbang surplus terbesar, yaitu Amerika Serikat, kedua yaitu India, dan ketiga Filipina," ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Surplus neraca perdagangan tersebut ditopang oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang mencapai US$60,75 miliar. Namun, komoditas migas mengalami defisit sebesar US$19,7 miliar.