Arthur Angelo Syailendra menambahkan untuk tahap pertama pada akhir tahun 2025, sebesar 50-54% dari total aset Rp150 triliun akan ditransfer ke Infranexia dan diharapkan proses transfer 100% aset ini akan rampung dalam enam bulan di tahun 2026.
“Size Infranexia ini akan lebih besar dari Mitratel,” terang Arthur.
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel adalah anak perusahaan Telkom yang mengelola infrastruktur telekomunikasi. Perusahaan ini mengelola lebih dari 39.000 menara telekomunikasi dan lebih dari 39.000 Km serat optik di seluruh Indonesia.
(dhf)
No more pages


























