Logo Bloomberg Technoz

40 Contoh Pantun Penutup Acara yang Lucu & Menghibur

Referensi
04 August 2025 13:05

Ilustrasi ⁠Acara Pantun dan Hiburan (Envato)
Ilustrasi ⁠Acara Pantun dan Hiburan (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pantun masih menjadi salah satu bentuk seni sastra lisan yang tak lekang oleh waktu. Bukan hanya sekadar hiburan, pantun kerap digunakan dalam berbagai kesempatan, termasuk sebagai penutup acara agar suasana tetap hangat dan menyenangkan. 

Dilansir Bloomberg Technoz dari berbagai sumber, artikel ini akan membahas kumpulan pantun penutup acara lucu dan menghibur yang bisa kamu gunakan untuk menutup kegiatan secara berkesan, baik formal maupun santai.

Apa Itu Pantun dan Mengapa Cocok untuk Penutup Acara?

Pantun adalah puisi lama yang berasal dari tradisi lisan masyarakat Melayu-Indonesia. Struktur pantun terdiri dari empat baris, dengan rima akhir berselang (a-b-a-b). Dua baris pertama disebut sampiran, sementara dua baris berikutnya adalah isi.


Dalam konteks penutupan acara, pantun sering digunakan untuk:

  • Mencairkan suasana yang tegang

  • Memberi kesan mendalam dan tidak kaku

  • Menyampaikan terima kasih secara kreatif

Kumpulan Pantun Penutup Acara Lucu dan Menghibur

Berikut ini 40 contoh pantun penutup acara yang lucu dan penuh kesan, cocok untuk berbagai jenis kegiatan—baik resmi, informal, maupun acara sekolah.

1–10: Pantun Penutup yang Ringan dan Mengundang Tawa

Ilustrasi ⁠Acara Pantun dan Hiburan (Envato)
  1. Siang-siang makan kuaci,
    Makan bareng sama Bu Asih.
    Cukup sekian acara ini,
    Saya ucapkan banyak terima kasih.

  2. Ibu Hajah pergi mengaji,
    Pulangnya bawa bingkisan.
    Saya akhiri acara hari ini,
    Semoga acara penuh kesan.

  3. Buah nanas buah ceri,
    Dicampur gula enak sekali.
    Sekian dulu pertemuan kali ini,
    Semoga bisa jumpa kembali.

  4. Burung dara burung cenderawasih,
    Terbang jauh hingga Papua.
    Cukup sekian dan terima kasih,
    Semoga bermanfaat untuk semua.

  5. Jalan-jalan ke kota Mekah,
    Ingin sembahyang lama-lama.
    Semoga pidato membawa berkah,
    Jadi rahmat bagi semua.

  6. Kalau ada sumur di ladang,
    Boleh kita menumpang mandi.
    Kalau ada umur panjang,
    Boleh dong saya pidato lagi.

  7. Bunga mekar di perbukitan,
    Sawah luas di pedesaan.
    Terima kasih atas perhatian,
    Mohon maaf atas kesalahan.

  8. Dari Irian banyak cenderawasih,
    Roti mengembang diberi ragi.
    Cukup sekian dan terima kasih,
    Semoga esok berjumpa lagi.

  9. Tidur nyenyak di atas ranjang,
    Air mengalir di kolam ikan.
    Pidato saya memang panjang,
    Tapi semoga menyenangkan.

  10. Hari panas sawah membelah,
    Hutan rimba tempat si rusa.
    Maafkan jika ada salah,
    Namanya juga manusia.

11–20: Pantun Penutup Acara Penuh Pesan dan Makna

Ilustrasi ⁠Acara Pantun dan Hiburan (Envato)
  1. Angin berembus berkelana,
    Hujan turun rintik-rintik.
    Tiada insan yang sempurna,
    Mohon saran dan kritik.

  2. Mawar merah di pekarangan,
    Tumbuh subur penuh bunga.
    Kalau ada banyak kekurangan,
    Maklum saya masih belajar juga.

  3. Petik jeruk dapat lima,
    Cuci dulu biar bersih.
    Acara ini tak berlangsung lama,
    Cukup sekian dan terima kasih.

  4. Sungguh indah Pulau Jawa,
    Singapura kotanya bersih.
    Semoga acara bermanfaat semua,
    Saya pamit dan terima kasih.

  5. Sakit demam sejak kemarin,
    Kalau lemas memang bahaya.
    Terima kasih wahai hadirin,
    Sudah sudi dengarkan saya.

  6. Kalau ada sumur di ladang,
    Mari kita menumpang mandi.
    Kalau pidato saya kurang panjang,
    Boleh undang saya kembali.

  7. Minum obat biar tak kejang,
    Subuh hari berangkat berlayar.
    Kalau pidato saya kurang panjang,
    Silakan undang, asal bayar.

  8. Malam-malam kena batuk,
    Anak kecil nonton Teletubbies.
    Teman-teman sudah ngantuk,
    Tenang, saya sudah habis.

  9. Mawar mekar di halaman,
    Wanginya bisa hilangkan gusar.
    Mohon maaf atas kekurangan,
    Tapi kritik jangan kasar-kasar.

  10. Terima kasih sudah mendengar,
    Semoga tak mengantuk berat.
    Presentasi saya selesai benar,
    Maaf bila kurang tepat.

21–30: Pantun Penutup Acara Serius tapi Menghibur

Ilustrasi ⁠Acara Pantun dan Hiburan (Envato)
  1. Burung elang terbang tinggi,
    Singgah sebentar di atas dahan.
    Sepuluh jari kami angkat tinggi,
    Mohon maaf atas kekhilafan.

  2. Buah durian buah kuini,
    Jolok jambu pakai galah.
    Cukup sekian dari kami,
    Mohon maaf bila ada salah.

  3. Bukan bijak bersyair,
    Tapi niat tulus disampaikan.
    Atas semua salah dan khilaf diri,
    Kami mohon maafkan.

  4. Ulam bebuas di dalam talam,
    Tumbuh lada di tepi madrasah.
    Waktu salam-salaman telah datang,
    Kini tiba masa berpisah.

  5. Pondok tua di pinggir pekan,
    Di antara lalang yang lebat.
    Tanda mata kami sematkan,
    Sebagai kenangan hangat.

  6. Jalan-jalan ke Surabaya,
    Tak lupa membeli makanan.
    Demikian pidato saya,
    Mohon maaf atas kekurangan.

  7. Di toko besi kayu tertata,
    Kayu dilem hingga melekat.
    Demikian presentasi kita,
    Silakan ambil yang bermanfaat.

  8. Jalan ke lembah tidak rata,
    Di ujung kali tumbuh melati.
    Mohon maaf atas kata,
    Semoga ceramah sampai ke hati.

  9. Anak kecil duduk di papan,
    Memakai dasi dan celana.
    Beberapa menit saya di depan,
    Semoga presentasi beri makna.

  10. Di Berlin banyak melati,
    Melati putih untuk seremoni.
    Para hadirin yang terhormati,
    Terima kasih atas atensi.

31–40: Pantun Penutup Acara Kreatif dan Kekinian

Ilustrasi ⁠Acara Pantun dan Hiburan (Envato)
  1. Beli kain buat kebaya,
    Kebaya merah hadiah pacar.
    Cukup sekian dari saya,
    Semoga acaranya lancar.

  2. Mentari senja mulai tenggelam,
    Hujan turun titik demi titik.
    Kami tutup dengan salam,
    Wassalamualaikum dan terima kasih.

  3. Petik mangga dapat lima,
    Dicuci dulu supaya bersih.
    Sambutan saya tak lama-lama,
    Cukup sekian dan terima kasih.

  4. Raja Malaya sungguh gagah,
    Dari Malaka ke negeri Campa.
    Sampai di ujung pidato saya,
    Wassalamualaikum dan sampai jumpa.

  5. Pergi memancing ikan nila,
    Nila dipancing kala senja.
    Salam undur dari saya,
    Untuk semuanya.

  6. Beli kain untuk kebaya,
    Kebaya merah hadiah pacar.
    Cukup sekian penutup saya,
    Semoga aura senang makin memancar.

  7. Sore hari pancing ikan nila,
    Nila diangkat waktu senja.
    Salam undur saya bawa serta,
    Untuk semua teman yang ada.

  8. Ke pasar membeli kentang,
    Jangan lupa beli acar.
    Kepada hadirin yang datang,
    Semoga rezekinya makin lancar.

  9. Kakek-kakek mesti dihormati,
    Jangan hanya senyum saja.
    Acara ini harus diakhiri,
    Mari kita berdoa bersama.

  10. Sungguh wibawa raja Malaya,
    Dari Malaka ke negeri Campa.
    Sampai di ujung acara saya,
    Wassalamualaikum dan sampai jumpa.

Artikel Terkait