Logo Bloomberg Technoz

"Minum air cukup dan menggunakan pelembap yang sesuai sangat penting," katanya.

Kedua seseorang yang memiliki penumpukan sel kulit mati. Dr Ruri mengatakan bahwa secara alami kulit kita bisa mengalami regenerasi (menciptakan sel baru).

Namun, jika sel kulit mati tidak terangkat dengan baik, permukaan kulit menjadi kasar dan tampak gelap.

Ketiga, paparan sinar matahari berlebih. Sinar UV bisa merusak struktur kulit, menyebabkan pigmentasi, dan membuat kulit tampak tidak cerah.

Keempat, seseorang yang mengalami kurang tidur dan stres. Ketika seseorang kurang tidur atau stres, aliran darah ke kulit berkurang sehingga wajah tampak pucat dan lelah.

Kelima, efek polusi dan gaya hidup tidak sehat. Paparan polusi, merokok, konsumsi alkohol berlebihan, atau makanan yang tidak seimbang bisa mengganggu kesehatan kulit.

Bagi seseorang yang ingin memiliki kulit sehat dan tampak glowing, dr Ruri mengingatkan bahwa pola hidup yang dijalani harus seimbang. 

Misal memiliki waktu cukup istirahat, kualitas waktu untuk diri sendiri, dan tentunya wajib memiliki perasaan bahagia.

"Jadi, punya kualitas hidup yang baik dengan cukup tidur, olahraga teratur, hubungan sosial yang sehat, dan waktu untuk relaksasi—bukan hanya baik untuk kesehatan secara umum, tapi juga bisa jadi “skincare alami” dari dalam,"katanya.

"Hormon-hormon “baik” seperti endorfin dan serotonin meningkat. Ini membantu memperlancar aliran darah ke kulit, mendukung pembentukan kolagen, dan membuat wajah lebih segar, cerah, dan glowing alami,"jelasnya.

(dec/spt)

No more pages