Logo Bloomberg Technoz

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli sebelumnya menyebut, realisasi penyaluran BSU sudah mencapai 90% dari total target penyaluran tahap pertama yang mencapai sekitar 17,3 juta penerima.

"BSU sudah 90%, dan sisanya memang sesuai yang kami duga itu dari PT Pos," katanya saat ditemui usai rapat kerja (raker) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/7/2025).

Dia menambahkan pembayaran BSU hanya dilakukan sebanyak satu kali sebesar Rp600 ribu tanpa potongan. Masyarakat penerima bisa mengambil subsidi tersebut di PT Pos Indonesia (Persero) terdekat.

"Memang tujuannya adalah untuk meningkatkan daya beli masyarakat," tambahnya.

Program BSU menyasar sekitar 17 juta pekerja dengan gaji sampai dengan Rp3,5 juta atau sebesar upah minimum provinsi/upah minimum kabupaten yang berlaku, serta 3,4 juta guru honorer selama dua bulan (Juni-Juli 2025).

Penerapan program itu oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja penerima upah, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kementerian Agama untuk guru honorer.

Sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 5 Tahun 2025, penerima BSU diprioritaskan kepada pekerja formal yang sedang tidak menerima subsidi Program Keluarga Harapan. BSU diberikan selama dua bulan, yakni Juni - Juli 2025, dalam bentuk uang Rp300.000 per bulan. Pembayaran itu dilakukan sekaligus. Dengan kata lain, setiap orang akan menerima total Rp600.000 sekali transfer.

Penyaluran subsidi dilakukan melalui bank-bank milik negara, yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN. Untuk distribusi wilayah Aceh, penyaluran dilakukan Bank Syariah Indonesia (BSI). Bagi pekerja yang tidak memiliki rekening bank milik negara, bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Dengan Assistensi Sultan Ibnu Affan

(ell)

No more pages