Para investor masih memperkirakan akan ada pemangkasan suku bunga sebesar 22 basis poin sebelum akhir tahun. Sementara itu, jajak pendapat terhadap para ekonom sebelum keputusan ini menunjukkan prediksi adanya pemangkasan terakhir sebesar 25 basis poin pada September.
Pasar obligasi tetap melemah setelah keputusan ECB, dengan imbal hasil obligasi Jerman bertenor 10 tahun naik tiga basis poin ke 2,67%. Nilai tukar euro juga relatif stabil, turun tipis 0,1% menjadi $1,1755.
Lagarde diperkirakan akan memberikan pandangan terbaru soal kondisi ekonomi di kawasan euro yang terdiri dari 20 negara dalam konferensi pers di Frankfurt pada pukul 14:45 waktu setempat. Dalam pertemuan sebelumnya bulan Juni, ECB memperingatkan bahwa skenario terburuk akibat tarif tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan yang jauh lebih lemah dan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.
Pertemuan ECB ini berlangsung lebih dari seminggu sebelum tenggat waktu terbaru dari Presiden AS Donald Trump bagi Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan dagang. Meski blok tersebut telah menyiapkan langkah balasan—yang berpotensi menimbulkan dampak ekonomi besar—para diplomat yang terlibat dalam negosiasi menyebut ada harapan tercapainya kesepakatan dengan tarif 15%.
Wakil Presiden ECB, Luis de Guindos, sebelumnya telah memperingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi kemungkinan akan "mendatar" pada kuartal kedua dan ketiga, setelah banyak perusahaan memajukan aktivitas bisnis pada awal 2025 guna menghindari tarif yang lebih tinggi di kemudian hari. Data Produk Domestik Bruto (PDB) untuk periode April–Juni dijadwalkan rilis pada 30 Juli.
Data ekonomi terbaru mendukung pernyataan de Guindos. Permintaan pinjaman dari sektor swasta masih lesu pada kuartal kedua, sementara indikator aktivitas bisnis sektor swasta menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi berlangsung secara bertahap.
Penguatan euro sebesar lebih dari 13% terhadap dolar sepanjang tahun ini juga menjadi tantangan tersendiri, karena dapat menekan harga konsumen secara berlebihan. ECB bahkan memprediksi bahwa inflasi akan kembali di bawah target pada tahun depan.
Hal ini mendorong sejumlah anggota Dewan Pemerintahan ECB seperti François Villeroy de Galhau dari Prancis dan Olli Rehn dari Finlandia untuk memperingatkan potensi inflasi rendah yang berkepanjangan. Namun, anggota Dewan Eksekutif, Isabel Schnabel, berpendapat bahwa ekonomi masih cukup tangguh dan menyebut bahwa syarat untuk kembali memangkas suku bunga “sangat tinggi.”
Isu ini juga menjadi perdebatan di antara jajaran pejabat baru bank sentral. Olaf Sleijpen baru saja menggantikan Klaas Knot sebagai gubernur bank sentral Belanda. Sementara itu, Robert Holzmann dari Austria akan pensiun pada Agustus, dan Mario Centeno dari Portugal mungkin tidak akan kembali diangkat setelah masa jabatannya berakhir baru-baru ini.
(bbn)






























