Spesialis Paru Ingatkan Dampak Bahaya Asap Kebakaran Hutan
Muhammad Fikri
23 July 2025 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau dan Jambi sangat berbahaya untuk kesehatan. Bahkan asapnya membuat kualitas udara di Malaysia menjadi buruk.
Spesialis Paru, Konsultan Paru Kerja dan Lingkungan RS Persahabatan Jakarta, Dr Efriadi Ismail Sp.P (K) FISR mengatakan fenomena kebakaran hutan dapat mengganggu kesehatan paru-paru manusia, mulai dari jangka pendek hingga berdampak jangka panjang.
“Dampak pajanan asap kebakaran hutan terhadap kesehatan paru manusia, bukan hanya karena asap yang dihasilkannya, tetapi juga partikel kecil debu serta pajanan udara panas yang ekstrem yang terhirup dan dapat menimbulkan efek segera (jangka pendek) serta efek jangka Panjang yang bersifat menetap,” kata Efriadi kepada Bloomberg Technoz, Rabu (23/7/2025).
Efek jangka pendek yang dihasilkan diantaranya adalah iritasi pada mata serta saluran pernapasan. Dampak yang dihasilkan diantaranya berupa batuk kering maupun berdahak, rasa berat di dada, pusing, bunyi napas menciut, denyut jantung meningkat, dan kesulitan bernapas akibat kadar oksigen yang menurun.
“Beberapa penyakit pernapasan akut, seperti bronkitis, fungsi paru menurun, risiko serangan asma serta mencetuskan gangguan penyakit paru lainnya [untuk orang dengan riwayat penyakit pernapasan sebelumnya], meningkatkan risiko kunjungan ke unit gawat darurat atau klinik/puskesmas RS terdekat karena mengalami gangguan saluran pernafasan akut,” ujarnya.






























