Senada, Phintraco Sekuritas menyebut euforia diturunkannya tarif resiprokal untuk Indonesia dari 32% menjadi 19%, penurunan BI Rate menjadi 5.25%, beberapa berita positif individual emiten, serta menjelang earning season Kuartal II–2025, jadi faktor positif penguatan IHSG.
“Likuiditas mulai meningkat di pasar, terlihat dari value transaksi yang diatas nilai rata-rata harian,” mengutip riset Phintraco.
Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan pelebaran slope positif dengan didukung oleh kenaikan histogram positif. Indikator Accumulation/Distribution menunjukkan akumulasi volume, mendukung tren penguatan.
Sehingga IHSG diperkirakan berpotensi menguji level resistance di 7.300–7.325, namun perlu dicermati juga bila terjadi profit taking jangka pendek jelang weekend yang didukung oleh indikator Stochastic RSI yang berada di area overbought. Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PSAB, TLKM, HRUM, JSMR, dan AMRT.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Kembali menguatnya Bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu mulai adanya aksi beli investor asing berpeluang menjadi tambahan katalis positif bagi IHSG.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 7.225–7.165 dan resist 7.350–7.410,” terang CGS International Sekuritas. Saham-saham pilihan versi CGS meliputi saham TLKM, ISAT, BREN, PSAB, MEDC, dan JPFA.
sentimen positif dari kemungkinan penurunan tarif untuk 150 negara, kembali masuknya dana asing, serta positifnya harga komoditas. Jadi sentimen bullish penguatan IHSG pagi hari ini mengutip Panin Sekuritas. “Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip riset harian Panin Sekuritas. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah CMRY, ELSA, JPFA, dan HRTA.
(fad/wep)





























