Dalam lima tahun terakhir, ketiga bank tersebut menunjukkan tren pembagian dividen yang positif. BMRI, misalnya, mencatatkan pertumbuhan dividen rata-rata sekitar 25% per tahun, dengan rincian pembagian Rp220 pada 2021, Rp360 pada 2022, dan melonjak ke Rp529 pada 2023. Sementara itu, BBRI memiliki rata-rata pertumbuhan dividen tahunan sebesar 29,2%.
BBCA tak ketinggalan, dengan pertumbuhan dividen sekitar 30% per tahun dalam lima tahun terakhir. Riwayat pembagian dividen BCA menunjukkan kenaikan bertahap dari Rp120 + Rp25 pada 2021, Rp170 + Rp35 pada 2022, hingga Rp227,5 + Rp42,5 pada 2023, sebelum naik menjadi Rp300 per saham pada 2024.
Ketiga saham perbankan ini juga menjadi konstituen dalam indeks IDX High Dividend 20 yang berisi saham-saham dengan likuiditas tinggi dan konsisten membagikan dividen besar dalam tiga tahun terakhir. Bagi investor jangka panjang, pembagian dividen rutin ini menjadi salah satu daya tarik utama di tengah volatilitas pasar saham.
(dhf)































