Apple buat kacamata pintar, rilis 2026 dengan rumor fitur kamera, speaker, & mikrofon.
"Namun, mengingat peningkatan teknologi dan desain yang terus dibutuhkan, produk-produk ini kemungkinan akan tetap menjadi penawaran khusus selama dua tahun ke depan," jelasnya.
Berikut roadmap pengembangan produk Apple yang dipasang di kepala menurut Kuo:
Seri Vision (Headset XR)
1. Vision Pro M5 (2025)
- Produksi massal dijadwalkan pada kuartal III 2025.
- Mengusung prosesor M5 (peningkatan dari M2), dengan spesifikasi lainnya tetap.
- Target pengiriman: 150.000–200.000 unit.
- Tetap menjadi produk khusus untuk pengembangan ekosistem dan uji aplikasi XR.
2. Vision Air (2027)
- Produksi dimulai kuartal III 2027.
- Desain baru, bobot lebih ringan atau kurang dari 40% Vision Pro.
- Pakai prosesor terbaru dari iPhone.
- Menggantikan kaca dengan plastik, serta rangka magnesium.
- Harga jauh lebih murah dari Vision Pro.
3. Vision Pro Generasi 2 (2028)
- Produksi dijadwalkan paruh kedua 2028.
- Desain ulang total, lebih ringan, harga lebih rendah.
- Dibekali prosesor setara Mac.
Kacamata Pintar
1. Gaya Ray-Ban (2027)
- Produksi massal dimulai kuartal II 2027.
- Fitur: pemutaran audio, kamera, rekaman video, sensor AI, tanpa layar tampilan.
- UI berbasis perintah suara dan pengenalan gerakan.
- Diprediksi menggantikan sebagian fungsi TWS dan kamera smartphone.
2. Kacamata XR (2028)
- Produksi dimulai paruh kedua 2028.
- Menyertakan tampilan LCoS dengan teknologi waveguide.
- Fokus pada fungsi AI dan kontrol gesture.
Pada bagian lain Kuo menyatakan bahwa produk aksesori tampilan Apple yang awalnya dijadwalkan untuk memasuki produksi massal pada kuartal kedua 2026, namun proyek ini dihentikan sejak kuartal keempat 2024.
Saat ini, pengembangannya tengah ditinjau ulang untuk reposisi dan penyempurnaan spesifikasi, dengan kemungkinan dilanjutkan di masa depan. Perangkat ini dirancang untuk memiliki koneksi tertambat guna menampilkan konten dari perangkat Apple seperti iPhone.
Teknologi tampilan yang digunakan mengusung optik "birdbath" dengan fitur peredupan elektrokromik sebagai nilai jual tambahan. Penghentian sementara proyek disebabkan oleh keunggulan kompetitif yang dinilai belum memadai, termasuk berat perangkat yang mencapai 120-130 gram, lebih tinggi dibandingkan produk pesaing yang memiliki bobot di bawah 100 gram.
(prc/wep)































