Logo Bloomberg Technoz

Kementan Laporkan 212 Produsen Beras ke Polisi dan Kejaksaan

Pramesti Regita Cindy
28 June 2025 14:00

Takaran Culas Beras 5 Kg, Kemendag Sebut Sudah Ditemukan di 2023 (Bloomberg Technoz/Arie Pratama)
Takaran Culas Beras 5 Kg, Kemendag Sebut Sudah Ditemukan di 2023 (Bloomberg Technoz/Arie Pratama)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan 212 produsen beras bermasalah ke Kapolri dan Jaksa Agung, menyusul temuan praktik culas para pedagang dalam mengedarkan beras di pasar.

Dalam temuan hasil kerja dari Satgas Pangan, Kejaksaan, Badan Pangan Nasional, dan unsur pengawasan lainnya, sebanyak 268 merek beras yang diperiksa di 13 laboratorium di 10 provinsi, menunjukkan bahwa 85,56% beras premium terbukti tidak sesuai mutu, 59,78% dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dan 21% tidak sesuai berat.

Selain itu, dia juga mengungkapkan atas temuan tersebut konsumen dirugikan hingga diperkirakan mencapai Rp99,35 triliun per tahun.


"Kami sudah telpon Pak Kapolri dan Jaksa Agung. Hari ini juga kami serahkan seluruh data dan temuan lengkap. Negara tidak boleh kalah dengan mafia pangan," kata Amran dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (28/6/2025).

Lebih lanjut Amran menegaskan, tidak ada alasan bagi harga beras tetap tinggi saat produksi melimpah. FAO bahkan memproyeksikan produksi beras nasional 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton, di atas target pemerintah sebesar 32 juta ton.