Fitur ini masih dalam tahap beta terbatas dan hanya tersedia untuk beberapa pengguna Android. Namun, peluncuran lebih luas dilaporkan akan mulai berlangsung dalam beberapa minggu ke depan, dan masih dalam persiapan serta penyempurnaan dari tim WhatsApp.
Di sisi lain, WhatsApp juga disebut tengah mengembangkan fitur lain di bawah Private Processing, seperti Writing Help, yang akan menyarankan penulisan dan tonasi pesan secara otomatis sambil menjaga privasi.
Fitur DM di Threads
Selain WhatsApp, aplikasi milik Meta Platforms Inc. Threads, juga dilaporkan tengah mengembangkan fitur percakapan privat. 'Private Messages' dapat diakses di dalam aplikasi jaringan, dikutip dari Bloomberg, Kamis. Layanan chat di Threads tidak akan dienkripsi pada saat peluncuran, kata juru bicara Meta, disampaikan juru bicara perusahaan.
Pengguna hanya dapat menerima pesan dari follower mereka atau seseorang yang terhubung dengan mereka di Instagram. Threads awalnya dimulai sebagai sebuah proyek yang berada di Instagram, dan orang-orang dapat menggunakan jaringan yang sama atau membangun jaringan baru.
Menambahkan pesan pribadi dapat membantu pengguna mengembangkan hubungan yang lebih dekat dengan orang-orang yang mereka temui di aplikasi, dan dapat meningkatkan waktu yang dihabiskan di Threads karena orang tidak perlu meninggalkan aplikasi setiap kali mereka ingin mengirim pesan kepada seseorang secara pribadi.
Fitur 'Direct Messages' populer awalnya di platform X (dulu bernama Twitter) dan telah diusulkan oleh banyak pengguna Threads sebelumnya.
Meta meluncurkan Threads pada tahun 2023 untuk mencoba memanfaatkan gejolak yang terjadi di X pada bulan-bulan setelah akuisisi Elon Musk senilai US$44 miliar. Aplikasi ini telah berkembang menjadi lebih dari 350 juta pengguna setiap bulan.
(prc/wep)






























