Organisasi kesehatan dunia (WHO) tidak mencantumkan varian ini secara spesifik ke dalam daftar Variants of Interest (VOIs) per 2 Desember 2024 maupun Variants Under Monitoring (VUMs) yang diperbarui pada 23 Mei 2025.
Daftar VOIs hanya menyebut JN.1. Sedangkan daftar VUMs mencakup KP.3, KP.3.1.1, LB.1, XEC, LP.8.1, NB.1.8.1
7 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia
Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) melaporkan perkembangan situasi terkini kasus COVID-19 di Indonesia selama periode 25-31 Mei 2025 mencapai kasus positif sebesar 2,05% dengan penambahan 7 kasus baru.
Menurut Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Widyawati menjelaskan artinya dari 100 orang yang diperiksa terdapat 2 orang yang hasilnya positif COVID-19.
“Sehingga ditotal ada 72 kasus sepanjang 2025,” katanya kepada Bloomberg Technoz, Selasa (03/6).
“Varian ini tidak membuat keparahan dan kematian,”tambahnya.
Widyawati mengimbau agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan. “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,”.
Selain itu, Dilansir dalam laman infeksi Emerging Kemenkes pada Minggu ke-17 sampai ke-19 tahun ini, kenaikan kasus berada di Banten, Jakarta, dan Jawa Timur. Pekan pertama Januari 2025 tercatat adanya 27 kasus konfirmasi.
(dec/spt)






























